Baca juga

Tips memilih produk untuk dijual online

tips memilih produk untuk di jual online

Bagi sebagian orang,membangun toko online masih terasa susah. Padahal sesusah-susahnya membangun toko online tetap lebih susah membangun toko offline yang membutuhkan persiapan ekstra dan bahkan resikonya pun jauh lebih ringan. Tetapi tetap saja jika ingin membangun toko online, sebaiknya di rencanakan dengan matang strateginya agar waktu tidak terbuang dengan sia-sia.

Salah satu komponen dasar yang menentukan berhasil atau gagalnya toko online yang dibangun adalah produk yang di jual, memang hampir semua bisa di jual secara online bedanya adalah ada yang pasarnya masih bagus dan ada yang sudah buruk berdarah-darah. Produk juga menentukan strategi apa yang cocok untuk di jalankan, apakah lebih bagus jika B2B atau B2C

  1. Cek kompetisi dan persaingannya biasanya saya menyarankan untuk melihat di google, cek siapa pemain besarnya di niche yang akan kita masuki. Ukur kemampuan diri, mampukah untuk merebut market dari pemain lama? Jika tidak yakin, lebih baik jangan. Prinsipnya jangan bertanding kalau tidak yakin bisa menang
  2. Usahakan untuk mendapatkan keuntungan minimal 100 ribu effort yang kita keluarkan saat menjual barang yang profitnya besar atau kecil sebenarnya hampir sama. Biaya promosi dan iklannya juga hampir sama, apalagi kalau sudah ada team CS profit harus benar benar di maksimalkan agar bisa mengejar biaya operasional.
  3. Belum banyak di jual secara offline belanja di online sangat rawan penipuan, customer juga sangat menyadari hal itu jika produk yang kita jual sudah banyak di toko offline apalagi kalau produk yang kita jual lebih mahal maka akan sangat sulit untuk mendapatkan pasar yang potensial. Bisa saja ada penjualan, tapi tidak akan bagus dan bisa menyaingi offline
  4. Trend cenderung stabil memang ada marketer yang jago menjual produk-produk walaupun hanya booming sesaat, contoh ketika batu akik booming kemarin saya mengenal salah satu seller yang bisa mendapatkan keuntungan jutaan rupiah perhari. Tapi beliau memang berpengalaman untuk produk produk seperti itu, kalau pemula sebaiknya jangan. Cari yang stabil untuk jangka panjang, minimal 2 tahun kedepan masih bagus agar kerja keras yang di lakukan sekarang masih sempat di nikmati tidak keburu jenuh pasarnya. Untuk melihat trend kita beruntung mengenal online, karena banyak sekali tools marketing yang bisa di manfaatkan (contoh : google trends)
  5. Kapasitas stok dan kualitas produksi yang baik menjadi penjual memang tidak harus berurusan dengan bagaimana sebuah produk di buat, tapi tetap harus paham secara garis besar. Terutama soal kualitas dan kapasitas produksi. Terkadang sebagai penjual harus rela melepas peluang hanya karena produksi overload, atau yang terburuk kehilangan pelanggan lama karena mitra produksi kualitasnya menurun karena mengejar quantitas
  6. Cari produk yang suatu saat bisa menguasai market B2B hampir semua penjual produk yang pada akhirnya menjadi besar menjual kepada B2B, kepada grosir atau kepada reseller dropship misalnya. Memiliki pelanggan jenis ini, kecenderungan untuk mendapatkan repeat order jauh lebih tinggi daripada kita hanya menjual ke end user yang bisa jadi hanya sesekali order.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*