Baca juga

Jenis kecurangan karyawan yang harus anda waspadai

pencurian oleh karyawan

Sudah mulai usaha dan sampai di level harus merekrut team dan punya beberapa karyawan? selamat ya… Tapi jangan senang dulu, karena anda akan di hadapkan tantangan baru. Semakin banyak team yang anda rekrut, semakin besar juga kemungkinan terjadinya crash dalam team atau bahkan muncul kecurangan-kecurangan yang bisa menghancurkan bisnis yang anda bangun dengan susah payah hingga sampai ke titik seperti sekarang.

Point di bawah saya rangkum berdasarkan pengalaman saya sendiri dan teman-teman yang juga mengalami kejadian kurang lebih sama di usahanya.

  1. Markup harga dari supplier, hal yang paling lazim di lakukan oleh bagian purchasing / pengadaan. Kalau mau di sebut lahan paling basah, inilah tempatnya. Mereka rawan bekerjasama dengan supplier entah dalam bentuk melakukan mark up harga dan selisihnya mereka korupsi atau menerima suap dari supplier agar produknya kita order.
  2. Mencuri uang / stok, pelakunya tidak jauh kalau bukan bagian finance adalah bagian warehouse. Dua bagian ini sebenarnya yang paling kunci, terutama untuk pemain retail. Kalau di bagian finance menucuri uang secara cash biasanya jarang, yang sering terjadi adalah tagihan yang harusnya di bayarkan justru di pakai untuk keperluan pribadi. Sedangkan kalau di warehouse, pencatatan stok sengaja di mainkan dan selisihnya mereka curi
  3. Membajak customer, ini saya mengalami sendiri. Cara membajaknya bermacam-macam, yang jelas customer yang sudah susah payah kita cari mereka bajak dengan di serahkan kepada kompetitor atau bertransaksi di luar perusahaan yang uangnya masuk ke kantong pribadi mereka.
  4. Penyalahgunaan fasilitas, yang paling rentan di salah gunakan biasanya adalah telepon. Hayo yang pernah jadi karyawan dan pernah pakai telepon kantor pasti tahu dong? Kalau masih dalam batas wajar tentu tidak masalah, tapi ada kejadian perusahana terpaksa bayar tagihan telepon di atas 5 juta karena di pakai untuk pacaran karyawannya ­čśÇ

Sebagus-bagusnya sistem yang anda bangun, sudah pasti ada celah karena tidak akan ada sistem yang sempurna. Sekali waktu anda akan tetap mengalami salah satu kejadian di atas, tapi setidaknya bisa antisipasi jika sudah mengetahui titik titik rawannya.

Membuat kontrak di awal karyawan masuk adalah salah satu solusi, sekalipun karyawan masih kurang dari 5 orang kontrak kerja adalah hal terpenting. Buat kesepakatan mengenai kesalahpahaman / kelalaian yang mungkin terjadi, termasuk konsekwensi jika melakukan pelanggaran misalnya akan di selesaikan secara hukum atau dengan kekeluargaan

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*